Ialah yang berjalan di hati manusia :)

Adalah Allah. Ialah yang berjalan di hati setiap manusia. Ialah yang membolak-balikkan hati. Ialah yang memberi hidayah. Ialah yang mengajari manusia, juga Ialah yang membuat air mataku jatuh ketika malam tiba. Adalah Allah. Dia yang mengkotak-kotakkan manusia dalam ruang lingkup surga dan neraka. Ialah yang mengajari manusia mana yang halal dan mana yang haram. Ialah meminta manusia untuk mencintai-Nya. Dan Ia yang tak pernah jenuh untuk juga terus mencintai manusia. Allah sering berjalan di antara hati hambanya yang lemah. Menguatkan mereka. Memberi mereka senyum di atas segala gundah yang mendera. Ialah memberikan janji atas doa, kepada mereka yang khusyuk, kepada mereka yang memohon dengan sungguh, kelak akan dia kabulkan. Bagaimana? Dengan melihat ke dalam hati tertulus manusia. Aku melihat. Aku mendengar. Pekik orang-orang yang menyebut nama Allah. Meneriakkan nama-Nya. Tak kunjung jenuh, karena dalam pekikan-pekikan itu mereka menggantungkan harap. Ketika manusia telah berada di dalam titik paling kritis dalam hidupnya, mereka cuma punya satu harapan yang paling besar: Allah S.W.T Menulis, seharusnya, selain pelepasan apa yang ada di benak, juga seperti meracik bumbu masak. Dan sekaligus, menulis juga berarti membaca ulang setiap informasi yang tersimpan di dalam memori kita untuk disampaikan ke khayalak. Begitulah menulis menurutku. Tanpa dengan banyak membaca, mustahil menulis dengan tulisan yang sarat informasi. tanti"s notes

mentawarkan kesedihan T_T

Ada banyak kesedihan yang harus ditawarkan dalam setiap perjalanan kehidupan. Bahkan pun gembira harus ditawarkan, agar tidak menjadi terlalu manis, asin, ataupun pahit. Kebanyakan orang tidak pernah mentawarkan diri mereka kepada kebahagian, seperti manis yang selalu hidup di dalam diri kita. Kita terus mengkonsumsi manisnya kehidupan sehingga tidak punya ruang untuk mengingat bahwa dalam setiap episode, ada namanya kesedihan. Kesedihan seringnya datang dengan berbagai rasa. Aku kadang merasakannya sebagai suatu yang pahit, lebih pahit dari obat. Kadang asin, lebih asin dari lautan ataupun tambang garam. Kadang serupa manis yang keterlaluan. Banyak yang bingung. Bagaimana kesedihan mampu datang dalam bentuk yang begitu manis. Kadang, dalam suatu rasa kesedihan, ada sebuah rasa seperti mendapatkan berita baru dalam suatu kehidupan. Menambahkan satu poin kebijakan dalam memandang hidup ini. Aku memberikan rasa manis terhadap kesedihan yang demikian. Manis yang keterlaluan. Namun, apa yang aku rasakan saat ini belum mampu aku jabarkan. Dalam kategori manakah kesedihan yang sedang berlangsung ini. Apakah dia akan menjadi sesuatu yang aku sebut pahit, ataukah asin, atau mungkin jika kelak di ujung aku akan menyebutkan sebuah rasa manis yang ditawarkan kehidupan oleh rasa luka,,, Saat ini ketika sedih itu datang, hati membisikkan kalimat ini padaku: “ tanti Jika hidup adalah kumpulan airmata, maka biarkan ia jadi danau dan pahala dalam hatimu… tanti"s notes

idola boleh aje, tapi yg berwawasan seperti Andy arsyil

Izinkan saya untuk sekedar meberikan infromasi dikit aje tentang sosok robby tukang bubur naik haji.alias Andi Arsyil Rahman Putra yaa…hehe ;) Ini sebagian bentuk kekaguman saya dengan sosok kang Arsyil… dari “ Penulis Buku Life is Miracles"
Andy Arsyil Rahman Putra S. Kom, S.E. lahir di Makassar pada 15 September 1987. Putra kelima dari pasangan Prof. Dr. Ir. H. Andi Rahman Mappangaja M.S. dan Ir. Yusnidar Yusuf ini memiliki empat orang kakak: Andi Zabur Rahman, Andi Nurfahmi Rahman, Andi Nurfaidah Rahman, Andi Halim Rahman, dan dua orang adik: Andi Furqan Azhari Rahman dan Andi Nurkamila Putri Rahman. Arsyil, sapaan akrabnya, mulai dikenal masyarakat setelah memrankan tokoh Furqon dalam film dan sinetron Ketika Cinta Bertasbih. yang diangkat dari novel karya Habiburrahman El Shirazy. Prinsip hidupnya yang sederhana, ditambah karakternya yang pembelajar dengan jiwa pantang meyerah yang dilandasi dengan kekukuhan spiritualitas membuatnya meraih banyak prestasi.Semenjak masih kecil kecerdasannya sudah terlihat dari langganan juara kelas atau prestasi-prestasi di berbagai lomba, seperti Juara III Lomba Fisika The Most Creative Student Award dan Peserta Olimpiade Fisika kota Makassar. Pengidola Albert Einstein ini masih menjadi mahasiswa Jurusan Fisika di Universitas Hasanuddin, selain itu juga tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Ekonomi Manajemen Universitas Muhammadiyah Makassar dan mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi STMIK Dipanegara Makassar.Andi Arsyil sempat bekerja sebagai model, menjadi Duta Pariwisata Kota Makassar 2007, Leader TPR (Telkomsel Personal Representative), dan Duta Kawasaki. Dia juga Komisaris CV. Agri Mulia Lestari. Karena kesibukannya dalam berbagai aktivitas, ibu dan teman-teman Arsyil menjulukinya Kutu Loncat. Fakta lainnya, Arsyil juga seorang Kutu Buku. Dia tidak pernah membatasi tema bacaannya. Buku-buku motivasi, sejarah, filsafat, sains, agama, seni, biografi tokoh-tokoh, bahkan komik sekalipun dilahapnya. Di usianya yang baru menginjak 22 tahun, Arsyil sudah diundang sebagai motivator dan inspirator oleh berbagai lembaga negara dan swasta, di institusi-institusi pendidikan maupun kantor-kantor. Beberapa diantaranya adalah menjadi motivator untuk para pengguna Narkoba yang diselenggarakan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN), mengisi di Pengajian Ar-Rahman, atau di Lembaga Permasyarakatan.Materi yang sering disampaikannya adalah teori Mapping Life. Sebuah teori perencanaan hidup menuju yang lebih berkualitas dan produktif. Selain menyampaikannya di berbagai acara, Arsyil pun menulis dan menyusunnya dalam buku berjudul Mapping Life. Life is Miracles ini adalah buku pertamanya, ada beberapa buku yang tengah ia rampungkan diantaranya Mapping Life, Chicken Soup Al-Qur’an dan sebuah novel Islami yang masih ia rahasiakan judulnya.
"Seorang penyemangat dan pemberi inspirasi." Demikian julukan yang sering diberikan teman-temannya yang juga memiliki latar belakang pengalaman dan pendidikan beragam. Arsyil sendiri menjalani pendidikannya di beberapa tempat dan jurusan berbeda. Ia menempuh pendidikan S1-nya di Fakultas MIPA jurusan Fisika/Program Studi Geofisika, Fakultas Ekonomi jurusan Manajemen Ekonomi (lulus 2010), dan Fakultas Teknik jurusan Teknik Informatika Program Studi Teknik Informatika (lulus 2010). Sekarang, Arsyil sedang berusaha melanjutkan studinya ke jenjang master (S2). Hobinya juga bermacam-macam, mulai dari membaca, traveling, olahraga, bermain musik, berbisnis, berdiskusi, dan menulis. Ia juga sempat bekerja sebagai model beberapa butik dan majalah, bekerja sebagai salah satu karyawan Telkomsel, dan ikut membantu saudara-saudaranya dalam berbagai bisnis. Sekarang, selain di dunia entertainment, kesibukan yang ia jalani adalah mengembangkan berbagai bisnis, menjadi consultant, pembicara dan narasumber di berbagai acara, baik di bidang pendidikan, pengembangan diri, dan management. Ia juga sering mengisi pengajian di beberapa lembaga permasyarakatan,instansi-instansi pemerintah & swasta. Tulislah apa yang engkau baca dan bacalah apa yang engkau tulis. Berbagilah sebanyak mungkin dan pertanggungjawabkanlah kehidupan ini." Demikian salah satu motto kehidupan Arsyil. Untuk memudahkan para pembaca berkomunikasi dengan Arsyil, silahkan mengirimkan e-mail ke keajaiban_hidup@yahoo.com Nah, itu info dari idola saya tentang Kak Arsyil… :) Subhanallah kan’kak Arsyil itu,di usianya yang masih muda ia sudah bisa meyabet gelar dan karya-karya yang bermanfaat bukan hanya untuk dirinya sendiri, tapi untuk orang lain juga loh Semoga saja ke depannya Ka’ Arsyil bisa terus istiqomah dan menghasilkan karya-karya terbaik sebagai bentuk kontribusinya untuk ummat Nabi Muhammad SAW, sehingga kelak ia benar-benar telah mewariskan prasasti hidup yang berguna untuk semua orang. Amiinn Ya Rabb!! :) hayo siapa yang tidak pingin punya calon suami seperti dia udah pintar,cerdas,jadi tokoh masyarakat pula,yang pasti alim,padahal ini artis loh,tapi pendidikannya tidak kalah waou,,, saya pribadi ingin pula seperti dia,tunggu saya kak Arsil saya akan menyusul doain ya :)

Tanti Firdaus

KETIKA AKU MEMILIHMU KARNA ALLAH ~~ Padamu yang Allah pilihan dalam hidupku.. Ingin ku beri tahu padamu.. Aku hidup dan besar dari keluarga bahagia.. Orang tua yg begitu sempurna.. Dengan cinta yg begitu membuncah.. Aku dibesarkan dgn limpahan kasih yang tak terhingga.. Maka, padamu ku katakan.. Saat Allah memilihmu dalam hidupku, Maka saat itu Dia berharap, kau pun sanggup melimpahkan cinta padaku.. Memperlakukanku dgn sayang yang begitu indah.. Padamu yang Allah pilihkan untukku.. Ketahuilah, aku hanya wanita biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku, Aku bukanlah wanita sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan.. Maka, ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu. Dan aku tahu, Kaupun bukanlah laki-laki yang sempurna.. Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu.. Karena kelak kita akan satu.. Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku, Kau dan aku akan menjadi 'kita'.. Padamu yg Allah pilihkan untukku.. Ketahuilah, sejak kecil Allah telah menempa diriku dgn ilmu dan tarbiyah, Membentukku menjadi wanita yg mencintai Rabbnya.. Maka ketika Dia memilihmu untukku, Maka saat itu, Allah mengetahui bahwa kaupun telah menempa dirimu dgn ilmuNya.. Maka gandeng tanganku dalam mengibarkan panji-panji dakwah dalam hidup kita.. Itulah visi pernikahan kita.. Ibadah pada-Nya ta'ala.. Padamu yang Allah tetapkan sebagai nahkodaku.. Ingatlah.. Aku adalah mahlukNya dari tulang rusuk yang paling bengkok.. Ada kalanya aku akan begitu membuatmu marah.. Maka, ketahuilah.. Saat itu Dia menghendaki kau menasihatiku dengan hikmah, Sungguh hatiku tetaplah wanita yang lemah pada kelembutan.. Namun jangan kau coba meluruskanku, karena aku akan patah.. Tapi jangan pula membiarkanku begitu saja, karena akan selamanya aku salah.. Namun tatap mataku, tersenyumlah.. Tenangkan aku dgn genggaman tanganmu.. Dan nasihati aku dgn bijak dan hikmah.. Niscaya, kau akan menemukanku tersungkur menangis di pangkuanmu.. Maka ketika itu, kau kembali memiliki hatiku.. Padamu yang Allah tetapkan sebagai atap hunianku.. Ketahuilah, ketika ijab atas namaku telah kau lontarkan.. Maka dimataku kau adalah yang terindah, Kata-katamu adalah titah untukku, Selama tak bermaksiat pada Allah, akan ku penuhi semua perintahmu.. Maka kalau kau berkenan ku meminta.. Jadilah hunian yang indah, yang kokoh… Yang mampu membuatku dan anak-anak kita nyaman dan aman di dalamnya.. Padamu yang Allah pilih menjadi penopang hidupku… Dalam istana kecil kita akan hadir buah hati-buah hati kita.. Maka didiklah mereka menjadi generasi yg dirindukan syurga.. Yang di pundaknya akan diisi dgn amanah-amanah dakwah, Yang ruh dan jiwanya selalu merindukan jihad.. Yang darahnya mengalir darah syuhada.. Dan ku yakin dari tanganmu yg penuh berkah, kau mampu membentuk mereka.. Dengan hatimu yg penuh cinta, kau mampu merengkuh hati mereka.. Dan aku akan selalu jatuh cinta padamu.. Padamu yang Allah pilih sebagai imamku… Ku memohon padamu.. Ridholah padaku, Sungguh Ridhomu adalah Ridho Ilahi Rabbi.. Mudahkanlah jalanku ke Surga-Nya.. Karena bagiku kau adalah kunci Surgaku..